BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.
Tinjauan
Literatur
1. E-Wallet
E-wallet
atau Dompet Elekronik adalah sebuah alternatif untuk semua metode pembayaran
tradisional. Hanya dengan mengisi aplikasi online singkat, dengan persyaratan
minimal, untuk identifikasi dan tidak ada pemeriksaan kredit, account tersebut
akan aktif secepat ini telah disampaikan.
E-wallet
memungkinkan setiap pelanggan yang terdaftar untuk melakukan pembayaran online
dengan nyaman dan aman tanpa mengungkapkan data keuangan pribadi, serta
mengirim dan menerima transfer uang dengan hanya menggunakan alamat email / log dalam rincian atau melalui telepon
mendaftarkan ponsel .
Paymen Point
atau E-Wallet memungkinkan para pengguna untuk melakukan transaksi jual-beli elektronik
secara cepat dan aman. E-wallet berfungsi hampir sama dengan dompet fisik.
E-wallet pertama kalinya diakui sebagai sebuah metode untuk menyimpan
uang dalam bentuk elektronik, namun kemudian menjadi populer karena cocok untuk
menyediakan cara yang nyaman bagi pengguna internet untuk menyimpan dan
menggunakan informasi berbelanja secara online.
E-wallet
terdiri dari komponen piranti lunak dan informasi. Piranti lunak menyediakan
keamanan dan enkripsi untuk informasi pribadi dan transaksi itu sendiri.
Biasanya, dompet elektronik disimpan di sisi klien oleh pengguna dan dapat
dikelola secara mudah serta kompatibel dengan kebanyakan situs e-commerce.
E-wallet yang disimpan di sisi server, juga dikenal sebagai “thin wallet”, merupakan suatu aplikasi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan yang dikelola di server mereka. E-wallet sisi server populer di antara para pedagang karena keamanan dan efisiensinya.
E-wallet yang disimpan di sisi server, juga dikenal sebagai “thin wallet”, merupakan suatu aplikasi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan yang dikelola di server mereka. E-wallet sisi server populer di antara para pedagang karena keamanan dan efisiensinya.
Komponenen
informasi untuk E-wallet jenis ini pada dasarnya berbentuk sebuah database dari
informasi yang dimasukkan oleh pengguna. Informasi ini terdiri dari alamat
pengiriman, alamat penagihan, cara pembayaran (termasuk nomor kartu kredit,
tanggal jatuh tempo, dan nomor keamanan), dan informasi lainnya.
Cara Penggunaan Sebuah E-wallet sisi klien pada umumnya mudah untuk digunakan. Setelah piranti lunak tersebut terpasang, pengguna dapat mulai memasukkan semua informasi yang tepat. Sewaktu pembayaran/check-out di halaman situs e-commerece, piranti lunak dompet elektronik tersebut dapat secara otomatis memasukkan informasi pengguna di form online.
Cara Penggunaan Sebuah E-wallet sisi klien pada umumnya mudah untuk digunakan. Setelah piranti lunak tersebut terpasang, pengguna dapat mulai memasukkan semua informasi yang tepat. Sewaktu pembayaran/check-out di halaman situs e-commerece, piranti lunak dompet elektronik tersebut dapat secara otomatis memasukkan informasi pengguna di form online.
Secara
default, kebanyakan piranti lunak E-wallet meminta pengguna untuk
memasukkan password sebelum mengisi form tersebut. Langkah ini menjaga pengguna
yang tidak sah agar tidak dapat melihat informasi pribadi yang disimpan di
komputer tersebut.
E-wallet
sisi server tidak perlu di-install di komputer. Pengguna hanya perlu
mengunjungi situs yang menyediakan layanan tersebut, lalu melakukan registrasi
dan mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di situs tersebut.
E-wallet
dirancang untuk akurat ketika mentransfer data ke bentuk kasir ritel, namun
jika sebuah situs e-commerce tertentu memiliki sistem checkout aneh, dompet
digital mungkin gagal untuk benar mengenali bidang bentuk. Masalah ini telah
dieliminasi oleh situs-situs dan software E-wallet yang menggunakan teknologi
ECML. Electronic Commerce Modeling Language adalah sebuah protokol yang
menentukan struktur bagaimana online pengecer dan setup bentuk checkout mereka.
Berpartisipasi vendor e-commerce yang menggabungkan kedua teknologi dompet
digital dan sistem informasi yang dimiliki.
Ada 6 perkara penting yang perlu diketahui akan
fungsi-fungsi di dalam Cabinet FXmalay yaitu E-wallet, Buka akaun baru, Tambah
dana, Pindah dana dan Pengeluaran dana.
a.
Ewallet berupa deposit Dana yang mempunyai fungsi sebagai tempat
penyimpanan dana sementara selepas anda mendepositkan dana bagi tujuan
pelaburan.
o
Mula untuk melabur
§ Dari Ewallet
anda perlu memindah dana ke akaun ECN/STANDART (akan diterangkan pada bahagian
4 - Pindah dana).
§ Selepas
mendapat keuntungan dari akaun ECN/STANDART. anda perlu memindahkan semula dana
dari ECN/STANDART ke Ewallet sebelum FXmalay mendepositkan ke akaun bank
anda (akan diterangkan pada bahagian 5 - Pengeluaran dana).
b.
Buka akun baru
Ada 3 akaun
yang dicadangkan oleh kami dan bergantung kepada kemampuan anda. Segala aspek
dari segi risiko dan keuntungan (segala risiko dan keuntungan akan diterangkan
pada kuliah pengurusan wang). Antara cadangan adalah :
§ Deposit
USD 00.00 - Akaun DEMO (belajar dulu sebelum membuat pelaburan sebenar)
§ Deposit USD
125.00 > USD 999.00 - Akun STANDART
§ Deposit USD
1000.00 dan ke atas - Akun ECN
o
Membuka akaun Demo
§ Pergi ke
menu 'Buka Akaun Baru' dan klik pada menu 'Demo'
§ Account type
: Demo ECN
§ Leverage :
1:500
§ Balance :
1000
§ Masukkan
Anti-spam code dan klik pada butang 'NEXT'
§ Anda akan
menerima 'Login', 'Trader password' dan 'Server address'. Salin/cetak dan
simpan ditempat yang selamat. Anda akan menggunakanya untuk percubaan melabur.
o
Membuka akaun ECN
§ Pergi ke
menu 'Buka Akaun Baru' dan klik pada menu 'ECN'
§ Klik pada
'Saya setuju' dan klik pada butang 'Seterusnya'
§ Leverage :
1:500
§ Masukkan
kata laluan telefon (ingat untuk langkah keselamatan sekiranya dihubungi)
§ Masukkan kod
anti-spam dan klik butang 'seterusnya'
§ Anda akan
menerima 'Login', 'Trader password' dan 'Server address'. Salin/cetak dan
simpan ditempat yang selamat. Anda akan menggunakanya nanti sekiranya dana anda
sudah melebihi USD 1000.00
o
membuka akaun STANDART
§ Pergi ke
menu 'Buka Akaun Baru' dan klik pada menu 'ECN'
§ Klik pada
'Saya setuju' dan klik pada butang 'Seterusnya'
§ Leverage :
1:500
§ Masukkan
kata laluan telefon (ingat untuk langkah keselamatan sekiranya dihubungi)
§ Masukkan kod
anti-spam dan klik butang 'seterusnya'
§ Anda akan
menerima 'Login', 'Trader password' dan 'Server address'. Salin/cetak dan
simpan ditempat yang selamat. Anda akan menggunakanya nanti sekiranya dana anda
sudah melebihi USD 1000.00
c.
Tambah dana
o
Fahamkan cara untuk deposit
§ Pergi ke
menu 'Tambah Dana' dan klik pada menu 'Bank Tempatan' (Jika anda tidak
menggunakan Top up card)
§ Baca dan fahamkan
segala maklumat yang diberikan. Hubungi wakil FXmalay. (mereka akan memberi
maklumat kepada anda)
§ Dana anda
akan dimasukkan ke akaun Ewallet anda. Seperti gambar di bawah. (Waktu saya
mendaftar ini ada promosi : Daftar akaun standard minima USD 100.00 akan diberi
bonus USD 25.00)
d.
Pindah dana
o
Mula melabur
§ Pergi ke
menu 'Pindah dana' dan klik pada menu 'Pindahan dalaman'
§ Anda perlu
mengeluarkan dana dari akaun Ewallet ke akaun ECN/STANDART (bergantung pada
modal anda - seperti yang saya terangkan pada bahagian 2)
§ Lihat gambar
di bawah
§ PIN CODE
(diberikan semasa anda mula-mula mendaftar profile fxopen)
§ Klik pada
butang 'Submit'
o
Mengeluarkan keuntungan
§ Pergi ke
menu 'Pindah dana' dan klik pada menu 'Pindahan dalaman'
§ Sama seperti
mula melabur. Setelah mendapat keuntungan Anda hanya perlu mengeluarkan dana
dari akaun ECN/STANDART ke akaun Ewallet
§ Lihat gambar
di bawah
§ PIN CODE
(diberikan semasa anda mula-mula mendaftar profile fxopen)
§ Klik pada
butang 'Submit'
e.
Pengeluaran dana
o
Fahamkan cara untuk Pengeluaran dana
o
Scan / Print screen buku bank /
online banking yang mengandungi nama dan no akaun - save dalam format 'JPG'
o
Pergi ke menu 'Pengeluaran Dana' dan
klik pada menu 'Bank Tempatan'
o
Pilih negara
o
Isi borang seperti gambar di bawah
o
Anda hanya dibenarkan
mengeluarkan dana dari E-wallet sahaja. Sila pastikan anda telah membuat
pengeluaran keuntungan dengan cara pindahan dana dari akaun ECN/STANDART ke
akaun E-wallet.
2.
E-Toll
a.Definisi E-Toll
e-Toll adalah kartu elektronik yang digunkan untuk
membayar biaya masuk jalan tol di sebagian daerah Indonesia. Pengguna e-toll
hanya perlu menempelkan kartu untuk membayar uang tol dalam waktu 4 detik,
lebih cepat dibandingkan bila membayar secara tunai yang membutuhkan waktu 7
detik. Penggunaan e-toll juga mengurangi biaya operasional karena hanya
diperlukan biaya untuk mengumpulkan, menyetor, dan memindahkan uang tunai dari
dan ke bank. Selain menjadi langkah awal dalam modernisasi pengumpulan uang, penggunaan
e-toll juga dimaksudkan untuk mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena
petugas tol tidak menerima pembayaran secara langsung.
Kartu ini dikeluarkan oleh kerjasama PT Jasa Marga
Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Bank Mandiri, dan PT Marga Mandala
Sakti. Pada tahap awal (Januari 2009), kartu ini hanya dapat digunakan di tiga
jalur tol yaitu Cawang – Tomang – Cengkareng, Cawang – Tanjung Priok – Pluit,
dan Cikupa – Merak. Rencanakan, kartu ini akan diaplikasikan untuk pembayaran
bahan bakar di pom bensin dan sebagai alat pembayaran di area peristirahatan
(rest area) tol.
b.Fitur dan Cara transaksi
Fitur e-Toll antara lain adalah sebagai
pengganti uang cash untuk transaksi pembayaran tol, kartu
dapat dipindahkan, saldo terdapat di kartu, dapat diisi ulang, memiliki saldo
maksimal Rp. 1 juta dan saldo minimal Rp. 10 ribu. adapun manfaat e-toll adalah
:
·
Sebagai pengganti uang tunai
·
Transaksi pembayaran tol lebih cepat
dibandingkan dengan menggunakan cash
·
Dapat digunakan untuk transaksi di
luar merchant tol (Indomaret, SPBU, beberapamechant F&B,
dsb)
Jika kita ingin bertransaksi via mendiri internet
langkahnya adalah sebagai berikut :
·
Anda harus memiliki rekening Mandiri
Tabungan/Mandiri Giro.
·
Anda harus terdaftar sebagai
user mandiri internet (pendaftaran melalui ATM/Cabang).
·
Setelah Pendaftaran di ATM/Cabang
lakukan pembuatan USER ID & Password di website Bank Mandiri (menu
aktivasi pengguna baru).
·
Anda harus mempunyai Token
Mandiri (diperoleh melalui cabang).
c.E-toll
diluar negri
Pola kerja e-toll card di indonesia
memang agak berbeda dengan sistem pembayaran tol elektronik ala Amerika,
yakni dengan cara memasangi setiap unit mobil akan dipasang semacam pemancar,
yang telah diisikan saldo sejumlah tertentu, yang setiap melewati pintu tol
maka saldo itu akan terpotong atau berkurang secara otomatis. Dengan memasang
semacam transporder di dalam mobil, dapat ditentukan apakah mobil-mobil yang
melintas terdaftar dalam program atau tidak. Jika terdaftar alat ini akan
mendebit rekening secara elektronik tanpa harus menghentikan mobil atau membuka
jendela. Sedangkan bagi kendaraan yang belum tedaftar alam akan berbunyi. Tak
berbeda dengan di Amerika, di Malaysia, sistem serupa juga diterapkan dengan
mengadopsi dua sistem sekaligus, yakni SmartTAG dan Touch’n Go. Pada prinsipnya
SmartTAG serupa dengan apa yang diterapkan di Amerika: sebuah alat dan sistem
pembayaran elektronik dalam kendaraan yang memancarkan data inframerah.
Sedangkan, saudaranya Touch ‘n Go (TnG) adalah kartu pintar (smart card) tanpa
sentuh. Selain digunakan sebagai alat pembayaran, jalan tol kartu ini juga
merupakan perintis pengenalan Visa Credit Card dan MasterCard PayPass di
Malaysia. Satu lagi kelebihan Touch n’Go, ia juga semacam dompet elektronik
yang bisa digunakan di semua tempat yang berlogo Touch ‘n Go. Touch ‘n Go
sendiri diluncurkan dua tahun lebih awal dari SmartTag, yaitu pada tahun
1997. Teknologi E-toll Komponen utama system RFID ini ada tiga
yaitu: RFID tag(kita sebut tag,biar lebih simpel), RFID Reader(reader), bagian
pengendali. Cara kerja RFID adalah reader akan membaca informasi dari tag yang
nantinya akan diolah oleh pengendali( biasanya berupa PC ). Ditinjau dari jenis
tagnya, RFID tag ada dua, yaitu tag aktif dan tag pasif. Tag aktif adalah tag
yang memiliki sumber energy sendiri(semacam ada batterainya), sedangkan tag
pasif tidak memiliki sumber energy sendiri. Jika memakai tag aktif maka tag
akan memancarkan gelombang yang nantinya ditangkap reader. Sedangkan tag pasif
hanya seperti pemantul gelombang dari reader, tetapi sembari memantulkan tag
pasif ini akan menyertakan informasi ke gelombang. Keuntungan tag aktif adalah
semakin banyak memori yang dapat disimpan, namun keterbatasannya tag ini tidak
dapat dibuat sekecil mungkin. Sedangkan tag pasif karena tidak mengadung
baterai maka dapat dibuat sekecil mungkin. Tag pasif inilah yang dapat
disuntikkan ke tubuh manusia. RFID reader dikelompokkan berdasarkan range
jangkauan baca tagnya dan juga jenis frekuensi yang dipakai, apakah itu KHz,
MHz, tau GHz. Sedangkan untuk kontrolnya dapat menggunakan semua jenis software
RFID.Kemunculan RFID akhir – akhir ini cukup menggeser pamor barcode karena
beberapa kelebihan yang dimilikinya. RFID reader dapat membaca RFID tag dalam
jumlah banyak bersamaan sedangkan barcode harus dilakukan scan satu – persatu.
RFID tidak mudah rusak sehigga lebih tahan lama, sedangkan barcode kadang apabila
sudah kotor bisa tidak terbaca. Akan tetapi RFID juga memiliki kekurangan,
yaitu biayanya yang relatif mahal dibanding barcode. Namun kedepannya nanti
diharapkan dapat diciptakan RFID dangan biaya yang lebih murah.
d. Kelebihan e-toll
Layanan terhadap pengguna e-toll card melalui
pengembangan layanan gardu tol otomatis (GTO) yang memberikan kecepatan dan
kenyamanan dalam melakukan transaksi e-toll card. Waktu transaksi di gardu tol
akan lebih cepat atau efisien tanpa harus berinteraksi dengan petugas tol.
Bahkan pengemudi tidak perlu menghentikan mobil pada saat melakukan transaksi
pembayaran tarif tol dengan e-Toll Card, hanya saja si pengemudi bisa
memperlambat kecepatan mobilnya. Jika transaksi di gardu tol dengan sistem
terbuka pembayaran dengan uang tunai dibutuhkan waktu sekitar tujuh detik, maka
dengan menggunakan e- Toll Card ini bisa kurang dari empat detik. Dengan
layanan e-Toll Card ini diharap akan mempercepat pembayaran dan bisa menyingkat
waktu sehingga antrean panjang disekitar gerbang tol tidak terjadi lagi seperti
biasanya
f.
Kekurangan e-toll
Penggunaan kartu e-toll ini masih ada kelemahan yaitu
diterbitkan oleh pihak bank dengan sistem prabayar, memiliki nilai minimum
nominal dan hanya bisa dipergunakan pada beberapa ruas. Pelayanan antara
konsumen pengguna e- toll dan pembayaran tunai pun masih dalam antrian yang
sama, sehingga dampaknya belum terlalu terasa. Secara konstruksi hukum pun
hubungan antara operator dengan pihak penerbit kartu e-toll, dalam hal ini
pihak bank merupakan hubungan kerjasama dalam hal pembayaran.
3. Technology
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk
mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi
digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Peran yang
dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan
informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi,
rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi,
perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara
pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa
mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau
faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.Perkembangan Teknologi
Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai
dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan
ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik.
Penggabungan
antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu
revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu
harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain
di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Tidak
berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan
otomotif sebagai berikut: “seandainya
dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah
dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga
kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar
Amerika !”.
Secara
mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi
perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi
persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di
bidang jasa.
Secara
garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang
dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era
tersebut (Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh
perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh
teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern.
Ahli-ahli
manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael Hammer, Porter, sangat
mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era modern. Oleh
karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara
berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru
mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih
melekatnya faktor-faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior
sumber daya manusianya.
Sehingga
tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer
yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang
notabene merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun
1960-an.
Banyak sekali manfaat dari pelajaran Teknologi Informasi dan
Komunikasi. Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan
berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang
dimilikinya. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu
cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam
segala aktivitasnya. Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi
antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan
kesehatan.
A. Penerapan Teknologi Informasi dan
Komunikasi dalam Perusahaan
Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya
menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi
dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi
menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice
Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang
mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
B. Penerapan Teknologi Informasi dan
Komunikasi dalam Dunia Bisnis
Teknologi
Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau
dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan
komunikasi internet.
C. Penerapan Teknologi Informasi dan
Komunikasi dalam Perbankan
Dalam
dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya
transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking.
Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain
transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan
informasi rekening.
D. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Teknologi
pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam
pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi
sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan
internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan
terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik
internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh
(E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil
yang lebih baik.
E. Penerapan Teknologi Informasi dan
Komunikasi dalam Kesehatan
Sistem
berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui
riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut
para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot
untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil
pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
F.penerapan teknologi informasi dan
komunikasi Terhadap Kehidupan Bermasyarakat
Proses
penggunaan teknologi informasi dan komunikasi merupakan dasar yang muncul dan
dikenal sebagai Informatika Masyarakat. Masyarakat informatika melibatkan diri
lebih dari sekedar pengadopsian teknologi informasi dan komunikasi di dalamnya,
tetapi ikut dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi demi keuntungan
masyarakat lokal. Masyarakat informatika tidak hanya menghadapkan teknologi,
tetapi juga gagasan sosial yang dikenal sebagai modal sosial. Masyarakat
informatika juga memperkenalkan dimensi baru ke dalam konsep pembagian
masyarakat berdasarkan modal budaya dan kelas sosial yang menstratifikasi
masyarakat.
G.Penerapan teknologi informasi dan komunikasi
Terhadap Pembelajaran di sekolah
Kita harus tahu bahwa
untuk memanfaatkan TIK dalam hal pembelajaran tidak semudah dibayangkan.Perlu
beberapa syarat yang harus dipenuhi demi terwujudnya pemanfaatan TIK dalam
pembelajaran,diantaranya :
-Adanya akses teknologi
internet untuk guru maupun siswa,baik di dalam kelas,sekolah,maupun lembaga
pendidikan guru,
-Adanya materi yang
bermutu bagi guru dan siswa,
-Guru harus harus
produktif terhadap perkembangan TIK.
Selain itu,untuk
menghindari pemanfaatan teknologi yang kurang bermanfaat apalagi dalam hal
negatif oleh siswa karena pembelajaran TIK antar siswa dengan cepat maka
mengarahkan pemanfatan TIK dalam pembelajaran menjadi sangat penting sehingga
siswa disibukkan dengan eksplorasi subjek positif dalam penggunaan TIK.Bentuk
nyatanya dapat berupa penugasan pencarian artikel,sumber bacaan,atau pengiriman
tugas(PR) melalui e-mail.
Dan juga harus tercipta
kemudahan akses internet di lingkungan yang terkontrol seperti di sekolah atau
rumah melebihi kemudahan akses di tempat umum seperti warnet agar aktivitas
on-line siswa lebih terkontrol.
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa
manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan
yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa
digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah
mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang
menakjubkan.
Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka
kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia
dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek
yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan
memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion.
Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada.
Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan
membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi
umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap
peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia
tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka
dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering
manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan
umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan
kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya
mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari
sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu
saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah
bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.
B.
Keterkaitan
antara Variabel dan Perumusan Hipotesis
Berdasarkan kerangka teori dan kerangka
pemikiran tersebut, maka hipotesis dibawah ini pada dasarnya merupakan jawaban
sementara terhadap suatu masalah yang harus dibuktikan kebenarannya. Adapun
hipotesis yang dirumuskan dalam penulisan paper adalah:
1.E-Wallet dengan Technology
E-wallet atau Dompet Elekronik adalah sebuah
alternatif untuk semua metode pembayaran tradisional. Hanya dengan mengisi aplikasi online singkat,
dengan persyaratan minimal, untuk identifikasi dan tidak ada pemeriksaan
kredit, account tersebut akan aktif secepat ini telah disampaikan. Ini
merupakan kemajuan tekhnologi dalam pengembangan sistem untuk pembayaran secara
sistematis.
H1: E-Wallet berpengaruh
signifikan terhadap Technology
2.E-Toll dengan Technology
E-Toll adalah
kartu elektronik yang digunkan untuk membayar biaya masuk jalan tol di sebagian
daerah Indonesia. Pengguna e-toll hanya perlu menempelkan kartu untuk membayar
uang tol dalam waktu 4 detik, lebih cepat dibandingkan bila membayar secara
tunai yang membutuhkan waktu 7 detik. Penggunaan e-toll juga mengurangi biaya
operasional karena hanya diperlukan biaya untuk mengumpulkan, menyetor, dan
memindahkan uang tunai dari dan ke bank. Selain menjadi langkah awal dalam
modernisasi pengumpulan uang, penggunaan e-toll juga dimaksudkan untuk
mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena petugas tol tidak menerima
pembayaran secara langsung.
Dalam hal ini E-Toll merupakan sistem teknologi yang
baik dalam pembayaran tol jadi mempermudah pengguna dalan melakukan transaksi
dalam perjalanan.
H2: E-Toll berpengaruh signifikan terhadap Technology
3.E-Wallet dan E-Toll berpengaruh terhadap Technology
E-Wallet
dan E-Toll merupakan alat technology
baru dalam memajukan perkembangan sistem informasi keduanya saling berhubungan
dalam memajukan teknologi informasi di Indonesia. Jika E-Wallet untuk sistem pembayaran transaksi secara mudah berupa
belanja atau lainnnya, maka E-Toll
merupakan sistem pembayaran transaksi dalam perjalanan melalui tol. Itu
merupakan sebuah alat teknologi yang baikuntuk mempertahankan agar efektif dan
efisien dalam menggunakan teknologi serta dengan penggunaan sistem informasi
manajemen yang baik dan bermutu dalam mengelolanya.
H3: E-Wallet dan E-Toll berpengaruh signifikan terhadap technology.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.
Ruang
Lingkup Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisa hubungan kausalitas yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel
independen, yaitu E-Wallet dan
E-Toll terhadap variabel dependen, yaitu Technology. Populasi penelitian ini adalah orang yang bekerja di
bidang tekhnologi dan komunikasi yang berada di wilayah Jakarta.
B. Metode
Penentuan Sampel
Sampel pada penelitian
ini adalah orang yang ahli dibidang tekhnologi dan
komunikasi di wilayah Jakarta. Metode yang
digunakan peneliti dalam pemilihan sampel penelitian adalah purposive sampling. Menurut Hamid
(2007:29), purposive sampling
merupakan pengumpulan data atas dasar strategi kecakapan atau pertimbangan
pribadi semata dimana calon responden telah sesuai dengan karakteristik
populasi yang diinginkan. Metode
Pengumpulan Data
Dalam memperoleh
data-data pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian lapangan.
1. Penelitian
Lapangan (Field Research)
Data utama penelitian ini diperoleh melalui penelitian
lapangan, peneliti memperoleh data langsung dari pihak pertama (data primer).
Pada penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah orang
yang ahli di bidang teknologi dan komunikasi di wilayah Jakarta. Peneliti memperoleh data dengan mengirimkan kuesioner
kepada orang yang ahli di bidang teknologi dan
komunikasi di wilayah Jakarta
secara langsung ataupun melalui perantara. Data primer
diperoleh dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah terstruktur
untuk memperoleh informasi dari auditor yang bekerja
di KAP sebagai responden.
C. Metode
Analisis Data
Metode analisis
data menggunakan statistik deskriptif
Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif memberikan gambaran atau
deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi, varian, maksimum, minimum, sum, range, kurtosis, dan skewness (kemencengan distribusi) (Ghozali,
2009:19).
DAFTAR PUSTAKA
Hamid, Abdul. “Buku Panduan Penulisan Skripsi”,
Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Syarif Hidayatullah,
Jakarta, 2007.
Liputan6.com,
Jakarta. Diakses pada hari Minggu, Tanggal 21
Februari 2013
http://web.jrkijatim.com/?page_id=51
http://www.bankmandiri.co.id/article/mandiri-etoll-card.asp
http://newborntraderfx.blogspot.com/2012/11/kuliah-1-bab-3-fungsi-cabinet-fxopen.html
http://henky-andema.blogspot.com/2013/01/jenis-jenis-pembayaran-online.html
http://masliha.blogspot.com/2007/04/teknologi-informasi-pada-bidang.html
No comments:
Post a Comment