PENGARUH E- WALLET DAN E- TOLL TERHADAP PERKEMBANGAN TECHNOLOGY
Untuk Memenuhi Tugas
Sistem Informasi Manajemen
Oleh :
Fanny
Sulistia Supandi
NIM:
1110082000004
JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN
BISNIS
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
1434
H/2013
M
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kehadirat
ALLAH swt atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan
makalah ini dengan judul “ Pasal 33 yang telah di amandemen “. Penulisan makalah ini diajukan dengan
tujuan memenuhi tugas Sistem Informasi Manajemen.
Saya menyadari akan kemampuan ilmu pengetahuan yang
dimiliki, karena itu tentu terdapat berbagai kelemahan, baik pemakaian tata
bahasa maupun dalam analisis pembahasan materi, saran dan kritik yang membangun
terhadap penyempurnaan makalah ini sangat kami harapkan dengan hati terbuka.
Terselesaikannya makalah ini tidak lepas dari bantuan dan partisipasi dari
berbagai pihak, sehubungan dengan itu saya mengucapkan terima kasih kepada :
1. Allah swt karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kami
dapat menyelesaikan makalah ini, kepada junjungan Nabi Muhammad saw beserta
para sahabatnya.
2. Kedua orang tua saya yang selalu mendoakan, memberikan
dorongan, curahan perhatian dan pengertian yang penuh sehingga banyak memberikan
dukungan kepada saya untuk menyelesaikan makalah ini.
3. Dosen saya Bapak Hepi Prayudiawan, SE., MM,. Ak yang telah
membimbing saya dengan baik dalam mata kuliah Sistem Informasi Manajemen ini.
4. Teman – teman saya yang telah mendukung saya.
5. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu
persatu yang telah menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam penyelesaian makalah
ini.
Mudah-mudahan apa yang saya sajikan dalam bentuk
makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Akhir kata kami ucapkan banyak
terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyelesaian makalah ini. Semoga segala amal baik dan do’a tulusnya mendapatkan
imbalan yang berlipat ganda dari Allah swt.Amiiin
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Penelitian
Di
jaman sekarang ini globalisasi tidak hanya dalam dunia bidang ekonomi saja,
lebih penting dari hal itu adalah globalisasi dalam bidang informasi. Dengan
adanya perkembangan teknologi yang lebih sering disebut dengan Teknologi
Informasi membuat seolah dunia ini tanpa batas. Peristiwa yang terjadi di manca
negara dalam hitungan detik sudah bisa kita ketahui. Semua itu bisa terjadi
karena adanya peran teknologi di dalamnya. Teknologi khususnya di bidang
informasi memegang peranan penting bagi terciptanya kondisi tersebut. Informasi
sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap masyarakat di dunia dalam berbagai
kepentingan, baik sosial, politik pertahanan dan keamanan maupun bisnis. Sejalan
dengan perkembangan itu, membuat para konsumen selalu selektif memilih beragam
barang / jasa yang ditawarkan. Hal ini sejalan dengan banyaknya persaingan
bisnis yang ada. Strategi bisnis yang selalu di-inovasi menjadi kunci untuk
membuat sebuah usaha bertahan dan berkembang. Semakin hari tehcnology yang ada semakin
berkembang dan modern. Banyaknya para investor atau pembisnis yang bejualan
secara online dengan menggunakan berbagai macam jasa elektronik berupa E-Commerce, E-Banking, E-Wallet dan
masih banyak lainnya, selain itu banyak jasa yang menggunakan elektronik berupa
E-Toll, E-learning, E-KTP, E-Audit.
Disini peneliti membahas mengenai E-Wallet
dan Etoll karena menurut peneliti kedua
jasa elektronik tersebut masih jarang digunakan bahkan jarang sekali masyarakat
yang menegtahui hal tersebut.
Salah satu strategi memenangkan
persaingan ini adalah dengan mencetak banyak pelanggan loyal, yang akan kami
tawarkan melalui program E-Wallet Diamond
Community ini karena memiliki kelebihan tersendiri dibanding program E-Wallet lainnya.
Saat ini program E-Wallet sendiri
telah digunakan untuk melakukan transaksi sehari-hari oleh
perusahaan-perusahaan besar di dunia. Penyebabnya karena tren masyarakat yang
mulai bergeser menggunakan transaksi dengan alat elektronik, misalnya melalui
traksaksi debet di mesin gesek (EDC) atau transaksi transfer via ATM.
Sekitar tahun 2006 an, muncul konsep cashless yang
lain yaitu e-wallet, konsep yang
diluar negeri sudah menjadi kebutuhan primer untuk pembayaran. Contohnya di
Jepang, pembayaran cukup dengan Tapping handphone mereka di alat penerima.
Sedangkan di Indonesia, Flazz-lah yang pertama kali di kenalkan oleh BCA.
Konsep yang menurut saya sedikit tumpang tindih dengan Debit ATM, namun cukup
praktis juga untuk menipiskan dompet kita yang tebal gara-gara denominasi mata
uang kita yang kecil. Kurang lebih bersamaan, E-Toll Card pun
diluncurkan oleh Mandiri, diawali dengan kerjasama dengan pihak PT Jasa Marga
sebagai solusi pembayaran cepat (tinggal Tap). Walau dengan awal yang cukup
sedikit meresahkan dengan pemotongan dana berlebih, namun cukup sukses
dikemudian hari. Ditambah dengan gerbang khusus unattended post khusus pemilik
kartu e-toll ini. Kemudian, dilanjutkan ke mitra-mitra nya seperti AlfaMart
yang dapat menggunakan wallet ini.
E-Toll dilakukan
untuk mempermudah para pengguna kendaraan yang melalui jalan tol menjadi
efektif. Pengguna E-toll hanya perlu
menempelkan kartu untuk membayar uang tol dalam waktu 4 detik, lebih cepat
dibandingkan bila membayar secara tunai yang membutuhkan waktu 7 detik.
Penggunaan E-toll juga mengurangi
biaya operasional karena hanya diperlukan biaya untuk mengumpulkan, menyetor,
dan memindahkan uang tunai dari dan ke bank. Selain menjadi langkah awal dalam
modernisasi pengumpulan uang, penggunaan e-toll juga dimaksudkan untuk
mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena petugas tol tidak menerima
pembayaran secara langsung. Kartu ini dikeluarkan oleh kerjasama PT Jasa Marga
Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Bank Mandiri, dan PT Marga Mandala
Sakti. Pada tahap awal (Januari 2009), kartu ini hanya dapat digunakan di tiga
jalur tol yaitu Cawang – Tomang – Cengkareng, Cawang – Tanjung Priok – Pluit,
dan Cikupa – Merak. Rencanakan, kartu ini akan diaplikasikan untuk pembayaran
bahan bakar di pom bensin dan sebagai alat pembayaran di area peristirahatan
(rest area) tol.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan
berjualan e-Toll Card di gerbang tol Cililitan untuk merangsang penggunaan
gerbang tol otomatis (GTO). "E-Toll Card-nya pak, hanya Rp50.000 dapat
undian Black Berry, Ipad, dan Galaxy Tab," kata Dahlan Iskan saat menjual
e-Toll Card di gerbang tol Cililitan, Jakarta, Senin (16/4). Dalam penjualan
kartu tol itu, Menteri BUMN berhasil mendapatkan Rp 2,050 juta dari penjualan
e-Toll Card, sementara Direktur Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, berhasil meraup
penjualan Rp 1,750 juta.
Dalam kesempatan itu, penjualan E-Toll Card dibantu sejumlah artis Ibu Kota diantaranya, Dick Doank, Sandra Dewi, Happy Salma, dan Atika Sari Devi.
Dalam kesempatan itu, penjualan E-Toll Card dibantu sejumlah artis Ibu Kota diantaranya, Dick Doank, Sandra Dewi, Happy Salma, dan Atika Sari Devi.
Dahlan mengharapkan, dengan makin banyak pengguna e-Toll
Card transaksi di gerbang tol dapat lebih cepat sehingga mengurangi antrean
yang panjang. "Dengan e-Toll Card
maka transaksi akan dapat lebih cepat, cukup tiga detik," ujarnya. Bank
Mandiri selaku pengelola e-Toll memberi diskon sebesar 10 persen bagi pengguna
transaksi, mulai Senin ini sampai tiga bulan ke depan.
"Ya
kita hari ini (senin) turun ke jalan langsung menawarkan kepada penggunan jalan
tol, kita beri diskon 10 persen untuk seluruh pemakai tol di GTO. Ini berlaku
Senin-Jumat selama tiga bulan. Memotivasi untuk orang masuk GTO," katanya.
Ia mengatakan, dengan layanan e-Toll Card pembayaran tarif tol dapat dilakukan secara lebih cepat, sehingga diharapkan mampu mengurangi jumlah antrean pembayaran di gerbang tol terutama pada waktu tertentu.
"Sampai Maret 2012, jumlah e-Toll Card yang telah diterbitkan mencapai lebih dari 693.000 kartu atau meningkat 239 persen bila dibandingkan dengan posisi Maret 2011. Sedangkan jumlah transaksinya mencapai 4,8 juta transaksi per bulan, meningkat 300 persen dari jumlah transaksi pada periode Maret 2011 yang tercatat sebanyak 1,2 juta transaksi," katanya. Dari total kartu mandiri prabayar yang mencapai lebih dari 1,58 juta kartu, dikemukakan Zulkifli, jumlah transaksi e-Toll Card sangat dominan yaitu mencapai 94 persen dari total transaksi semua jenis kartu mandiri prabayar (e-Toll Card, Indomaret card dan Gaz Card). Kartu prabayar e-Toll Card yang saat ini dapat digunakan pada 12 ruas tol dan 520 gardu tol di berbagai wilayah ini dapat diisi ulang di lebih dari 20.000 lokasi yang tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Lampung dan Bali serta di jaringan mandiri ATM bertanda "isi ulang".(ANT/MEL) (Liputan6.com, Jakarta).
Dari kedua jasa tersebut berarti sangat membantu dan
memajukan sistem informasi di Indonesia. Dapat menilai bahwa sistem
informasinya baik dan cukup sehingga manajemen yang dikelola mempunyai
perencanaan dan tujuan yang baik yaitu untuk memajukan dan mengembangkan sistem
elektronik yang ada di indonesia sehingga masyarakat bisa mengikuti kegiatan
dan tidak ketinggalan dengan perkembangan. Sehingga bisa memanfaatkan
tekhnologi informasi yang ada agar efektif dan efisien.
B.
Perumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka
rumusan permasalahan yang hendak diteliti dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Apakah E-wallet berpengaruh terhadap
perkembangan tekhnology ?
2.
Apakah E-Toll berpengaruh terhadap perkembangan tekhnology ?
3. Aapakah E-wallet dan E-toll berpengaruh terhadap perkembangan tekhnology?
C.
Tujuan
dan Manfaat Penelitian
1.
Tujuan
Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah,
penelitian ini bertujuan untuk
menemukan bukti empiris atas hal-hal
sebagai berikut:
a. Untuk menganalisis pengaruh interaksi
antara E-Wallet dengan perkembangan Technology
b. Untuk
menganalisis pengaruh
interaksi antara E-Toll dengan
perkembangan Technology
c. Untuk
menganalisis pengaruh E-Wallet dan E-Toll dengan perkembangan Technology
2.
Manfaat
Penelitian
1) Mahasiswa jurusan
akuntansi, penelitian ini bermanfaat sebagai bahan
referensi penelitian selanjutnya dan pembanding untuk
menambah ilmu pengetahuan agar lebih baik lagi.
2) Masyarakat,
sebagai sarana informasi tentang E-Wallet
dan E-Toll terhadap perkembangan Technology
3) Peneliti
berikutnya, sebagai bahan referensi bagi pihak-pihak yang akan melaksanakan
penelitian lebih lanjut mengenai topik ini.
4) Penulis,
sebagai sarana untuk memperluas wawasan serta menambah referensi mengenai
auditing, terutama tentang E-Wallet,
E-toll, dan Technology
No comments:
Post a Comment