Sunday, June 23, 2013

PAPER SIM_FANNY SULISTIA SUPANDI_1110082000004_AUDIT A

PENGARUH E- WALLET DAN E- TOLL TERHADAP PERKEMBANGAN TECHNOLOGY
Untuk Memenuhi Tugas Sistem Informasi Manajemen
                                          


Oleh :


Fanny Sulistia Supandi
NIM: 1110082000004

                                                            
JURUSAN AKUNTANSI
        FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
1434 H/2013 M


KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kehadirat ALLAH swt atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “ Pasal 33 yang telah di amandemen  “. Penulisan makalah ini diajukan dengan tujuan memenuhi tugas Sistem Informasi Manajemen.
Saya menyadari akan kemampuan ilmu pengetahuan yang dimiliki, karena itu tentu terdapat berbagai kelemahan, baik pemakaian tata bahasa maupun dalam analisis pembahasan materi, saran dan kritik yang membangun terhadap penyempurnaan makalah ini sangat kami harapkan dengan hati terbuka. Terselesaikannya makalah ini tidak lepas dari bantuan dan partisipasi dari berbagai pihak, sehubungan dengan itu saya mengucapkan terima kasih kepada :

1.      Allah swt karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini, kepada junjungan Nabi Muhammad saw beserta para sahabatnya.

2.      Kedua orang tua saya yang selalu mendoakan, memberikan dorongan,curahan perhatian dan pengertian yang penuh sehingga banyak memberikan dukungan kepada saya untuk menyelesaikan makalah ini.

3.      Dosen saya Bapak Hepi Prayudiawan, SE., MM,. Ak yang telah membimbing saya dengan baik dalam mata kuliah Sistem Informasi Manajemen ini.

4.      Teman – teman saya yang telah mendukung saya.

5.      Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam penyelesaian makalah ini.

Mudah-mudahan apa yang saya sajikan dalam bentuk makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Akhir kata kami ucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini. Semoga segala amal baik dan do’a tulusnya mendapatkan imbalan yang berlipat ganda dari Allah swt.Amiiin






BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Penelitian
Di jaman sekarang ini globalisasi tidak hanya dalam dunia bidang ekonomi saja, lebih penting dari hal itu adalah globalisasi dalam bidang informasi. Dengan adanya perkembangan teknologi yang lebih sering disebut dengan Teknologi Informasi membuat seolah dunia ini tanpa batas. Peristiwa yang terjadi di manca negara dalam hitungan detik sudah bisa kita ketahui. Semua itu bisa terjadi karena adanya peran teknologi di dalamnya. Teknologi khususnya di bidang informasi memegang peranan penting bagi terciptanya kondisi tersebut. Informasi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap masyarakat di dunia dalam berbagai kepentingan, baik sosial, politik pertahanan dan keamanan maupun bisnis. Sejalan dengan perkembangan itu, membuat para konsumen selalu selektif memilih beragam barang / jasa yang ditawarkan. Hal ini sejalan dengan banyaknya persaingan bisnis yang ada. Strategi bisnis yang selalu di-inovasi menjadi kunci untuk membuat sebuah usaha bertahan dan berkembang.  Semakin hari tehcnology yang ada semakin berkembang dan modern. Banyaknya para investor atau pembisnis yang bejualan secara online dengan menggunakan berbagai macam jasa elektronik berupa E-Commerce, E-Banking, E-Wallet dan masih banyak lainnya, selain itu banyak jasa yang menggunakan elektronik berupa E-Toll, E-learning, E-KTP, E-Audit. Disini peneliti membahas mengenai E-Wallet dan Etoll karena menurut peneliti kedua jasa elektronik tersebut masih jarang digunakan bahkan jarang sekali masyarakat yang menegtahui hal tersebut.
Salah satu strategi memenangkan persaingan ini adalah dengan mencetak banyak pelanggan loyal, yang akan kami tawarkan melalui program E-Wallet Diamond Community ini karena memiliki kelebihan tersendiri dibanding program E-Wallet           lainnya. Saat ini program E-Wallet sendiri telah digunakan untuk melakukan transaksi sehari-hari oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia. Penyebabnya karena tren masyarakat yang mulai bergeser menggunakan transaksi dengan alat elektronik, misalnya melalui traksaksi debet di mesin gesek (EDC) atau transaksi transfer via ATM.
Sekitar tahun 2006 an, muncul konsep cashless yang lain yaitu e-wallet, konsep yang diluar negeri sudah menjadi kebutuhan primer untuk pembayaran. Contohnya di Jepang, pembayaran cukup dengan Tapping handphone mereka di alat penerima. Sedangkan di Indonesia, Flazz-lah yang pertama kali di kenalkan oleh BCA. Konsep yang menurut saya sedikit tumpang tindih dengan Debit ATM, namun cukup praktis juga untuk menipiskan dompet kita yang tebal gara-gara denominasi mata uang kita yang kecil. Kurang lebih bersamaan, E-Toll Card pun diluncurkan oleh Mandiri, diawali dengan kerjasama dengan pihak PT Jasa Marga sebagai solusi pembayaran cepat (tinggal Tap). Walau dengan awal yang cukup sedikit meresahkan dengan pemotongan dana berlebih, namun cukup sukses dikemudian hari. Ditambah dengan gerbang khusus unattended post khusus pemilik kartu e-toll ini. Kemudian, dilanjutkan ke mitra-mitra nya seperti AlfaMart yang dapat menggunakan wallet ini. 
E-Toll dilakukan untuk mempermudah para pengguna kendaraan yang melalui jalan tol menjadi efektif. Pengguna E-toll hanya perlu menempelkan kartu untuk membayar uang tol dalam waktu 4 detik, lebih cepat dibandingkan bila membayar secara tunai yang membutuhkan waktu 7 detik. Penggunaan E-toll juga mengurangi biaya operasional karena hanya diperlukan biaya untuk mengumpulkan, menyetor, dan memindahkan uang tunai dari dan ke bank. Selain menjadi langkah awal dalam modernisasi pengumpulan uang, penggunaan e-toll juga dimaksudkan untuk mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena petugas tol tidak menerima pembayaran secara langsung. Kartu ini dikeluarkan oleh kerjasama PT Jasa Marga Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Bank Mandiri, dan PT Marga Mandala Sakti. Pada tahap awal (Januari 2009), kartu ini hanya dapat digunakan di tiga jalur tol yaitu Cawang – Tomang – Cengkareng, Cawang – Tanjung Priok – Pluit, dan Cikupa – Merak. Rencanakan, kartu ini akan diaplikasikan untuk pembayaran bahan bakar di pom bensin dan sebagai alat pembayaran di area peristirahatan (rest area) tol.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berjualan e-Toll Card di gerbang tol Cililitan untuk merangsang penggunaan gerbang tol otomatis (GTO). "E-Toll Card-nya pak, hanya Rp50.000 dapat undian Black Berry, Ipad, dan Galaxy Tab," kata Dahlan Iskan saat menjual e-Toll Card di gerbang tol Cililitan, Jakarta, Senin (16/4). Dalam penjualan kartu tol itu, Menteri BUMN berhasil mendapatkan Rp 2,050 juta dari penjualan e-Toll Card, sementara Direktur Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, berhasil meraup penjualan Rp 1,750 juta.
Dalam kesempatan itu, penjualan E-Toll Card dibantu sejumlah artis Ibu Kota diantaranya, Dick Doank, Sandra Dewi, Happy Salma, dan Atika Sari Devi.
Dahlan mengharapkan, dengan makin banyak pengguna e-Toll Card transaksi di gerbang tol dapat lebih cepat sehingga mengurangi antrean yang panjang.  "Dengan e-Toll Card maka transaksi akan dapat lebih cepat, cukup tiga detik," ujarnya. Bank Mandiri selaku pengelola e-Toll memberi diskon sebesar 10 persen bagi pengguna transaksi, mulai Senin ini sampai tiga bulan ke depan.
"Ya kita hari ini (senin) turun ke jalan langsung menawarkan kepada penggunan jalan tol, kita beri diskon 10 persen untuk seluruh pemakai tol di GTO. Ini berlaku Senin-Jumat selama tiga bulan. Memotivasi untuk orang masuk GTO," katanya.

Ia mengatakan, dengan layanan e-Toll Card pembayaran tarif tol dapat dilakukan secara lebih cepat, sehingga diharapkan mampu mengurangi jumlah antrean pembayaran di gerbang tol terutama pada waktu tertentu.
"Sampai Maret 2012, jumlah e-Toll Card yang telah diterbitkan mencapai lebih dari 693.000 kartu atau meningkat 239 persen bila dibandingkan dengan posisi Maret 2011. Sedangkan jumlah transaksinya mencapai 4,8 juta transaksi per bulan, meningkat 300 persen dari jumlah transaksi pada periode Maret 2011 yang tercatat sebanyak 1,2 juta transaksi," katanya. Dari total kartu mandiri prabayar yang mencapai lebih dari 1,58 juta kartu, dikemukakan Zulkifli, jumlah transaksi e-Toll Card sangat dominan yaitu mencapai 94 persen dari total transaksi semua jenis kartu mandiri prabayar (e-Toll Card, Indomaret card dan Gaz Card). Kartu prabayar e-Toll Card yang saat ini dapat digunakan pada 12 ruas tol dan 520 gardu tol di berbagai wilayah ini dapat diisi ulang di lebih dari 20.000 lokasi yang tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Lampung dan Bali serta di jaringan mandiri ATM bertanda "isi ulang".(ANT/MEL) (Liputan6.com, Jakarta).

Dari kedua jasa tersebut berarti sangat membantu dan memajukan sistem informasi di Indonesia. Dapat menilai bahwa sistem informasinya baik dan cukup sehingga manajemen yang dikelola mempunyai perencanaan dan tujuan yang baik yaitu untuk memajukan dan mengembangkan sistem elektronik yang ada di indonesia sehingga masyarakat bisa mengikuti kegiatan dan tidak ketinggalan dengan perkembangan. Sehingga bisa memanfaatkan tekhnologi informasi yang ada agar efektif dan efisien.
B.     Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan permasalahan yang hendak diteliti dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.      Apakah E-wallet berpengaruh terhadap perkembangan tekhnology ?
2.      Apakah E-Toll berpengaruh terhadap perkembangan tekhnology ?
3.      Aapakah E-wallet dan E-toll berpengaruh terhadap perkembangan tekhnology ?

C.    Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah, penelitian ini bertujuan untuk
menemukan bukti empiris atas hal-hal sebagai berikut:
a.       Untuk menganalisis pengaruh interaksi antara E-Wallet dengan perkembangan Technology
b.      Untuk menganalisis pengaruh interaksi antara E-Toll dengan perkembangan Technology
c.       Untuk menganalisis pengaruh E-Wallet dan E-Toll dengan perkembangan Technology

2.      Manfaat Penelitian
1)        Mahasiswa jurusan akuntansi, penelitian ini bermanfaat sebagai bahan referensi penelitian selanjutnya dan pembanding untuk menambah ilmu pengetahuan agar lebih baik lagi.
2)        Masyarakat, sebagai sarana informasi tentang E-Wallet dan E-Toll terhadap perkembangan Technology
3)        Peneliti berikutnya, sebagai bahan referensi bagi pihak-pihak yang akan melaksanakan penelitian lebih lanjut mengenai topik ini.
4)        Penulis, sebagai sarana untuk memperluas wawasan serta menambah referensi mengenai auditing, terutama tentang E-Wallet, E-toll, dan Technology












BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.    Tinjauan Literatur
1.      E-Wallet
E-wallet atau Dompet Elekronik adalah sebuah alternatif untuk semua metode pembayaran tradisional. Hanya dengan mengisi aplikasi online singkat, dengan persyaratan minimal, untuk identifikasi dan tidak ada pemeriksaan kredit, account tersebut akan aktif secepat ini telah disampaikan.
E-wallet memungkinkan setiap pelanggan yang terdaftar untuk melakukan pembayaran online dengan nyaman dan aman tanpa mengungkapkan data keuangan pribadi, serta mengirim dan menerima transfer uang dengan hanya menggunakan alamat email  / log dalam rincian atau melalui telepon mendaftarkan ponsel .
Paymen Point atau E-Wallet memungkinkan para pengguna untuk melakukan transaksi jual-beli elektronik secara cepat dan aman. E-wallet berfungsi hampir sama dengan dompet fisik. E-wallet  pertama kalinya diakui sebagai sebuah metode untuk menyimpan uang dalam bentuk elektronik, namun kemudian menjadi populer karena cocok untuk menyediakan cara yang nyaman bagi pengguna internet untuk menyimpan dan menggunakan informasi berbelanja secara online.
E-wallet terdiri dari komponen piranti lunak dan informasi. Piranti lunak menyediakan keamanan dan enkripsi untuk informasi pribadi dan transaksi itu sendiri. Biasanya, dompet elektronik disimpan di sisi klien oleh pengguna dan dapat dikelola secara mudah serta kompatibel dengan kebanyakan situs e-commerce.
      E-wallet yang disimpan di sisi server, juga dikenal sebagai “thin wallet”, merupakan suatu aplikasi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan yang dikelola di server mereka. E-wallet sisi server populer di antara para pedagang karena keamanan dan efisiensinya.
Komponenen informasi untuk E-wallet jenis ini pada dasarnya berbentuk sebuah database dari informasi yang dimasukkan oleh pengguna. Informasi ini terdiri dari alamat pengiriman, alamat penagihan, cara pembayaran (termasuk nomor kartu kredit, tanggal jatuh tempo, dan nomor keamanan), dan informasi lainnya.
      Cara Penggunaan Sebuah E-wallet  sisi klien pada umumnya mudah untuk digunakan. Setelah piranti lunak tersebut terpasang, pengguna dapat mulai memasukkan semua informasi yang tepat. Sewaktu pembayaran/check-out di halaman situs e-commerece, piranti lunak dompet elektronik tersebut dapat secara otomatis memasukkan informasi pengguna di form online.
Secara default, kebanyakan piranti lunak E-wallet  meminta pengguna untuk memasukkan password sebelum mengisi form tersebut. Langkah ini menjaga pengguna yang tidak sah agar tidak dapat melihat informasi pribadi yang disimpan di komputer tersebut.
E-wallet sisi server tidak perlu di-install di komputer. Pengguna hanya perlu mengunjungi situs yang menyediakan layanan tersebut, lalu melakukan registrasi dan mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di situs tersebut.
E-wallet dirancang untuk akurat ketika mentransfer data ke bentuk kasir ritel, namun jika sebuah situs e-commerce tertentu memiliki sistem checkout aneh, dompet digital mungkin gagal untuk benar mengenali bidang bentuk. Masalah ini telah dieliminasi oleh situs-situs dan software E-wallet yang menggunakan teknologi ECML. Electronic Commerce Modeling Language adalah sebuah protokol yang menentukan struktur bagaimana online pengecer dan setup bentuk checkout mereka. Berpartisipasi vendor e-commerce yang menggabungkan kedua teknologi dompet digital dan sistem informasi yang dimiliki.
Ada 6 perkara penting yang perlu diketahui akan fungsi-fungsi di dalam Cabinet FXmalay yaitu E-wallet, Buka akaun baru, Tambah dana, Pindah dana dan Pengeluaran dana.
a.       Ewallet berupa deposit Dana yang mempunyai fungsi sebagai tempat penyimpanan dana sementara selepas anda mendepositkan dana bagi tujuan pelaburan.
o    Mula untuk melabur
§  Dari Ewallet anda perlu memindah dana ke akaun ECN/STANDART (akan diterangkan pada bahagian 4 - Pindah dana).
o    Mengeluarkan keuntungan
§  Selepas mendapat keuntungan dari akaun ECN/STANDART. anda perlu memindahkan semula dana dari ECN/STANDART ke Ewallet sebelum FXmalay  mendepositkan ke akaun bank anda (akan diterangkan pada bahagian 5 - Pengeluaran dana).
b.      Buka akun baru
Ada 3 akaun yang dicadangkan oleh kami dan bergantung kepada kemampuan anda. Segala aspek dari segi risiko dan keuntungan (segala risiko dan keuntungan akan diterangkan pada kuliah pengurusan wang). Antara cadangan adalah :
§   Deposit USD 00.00 - Akaun DEMO (belajar dulu sebelum membuat pelaburan sebenar)
§  Deposit USD 125.00 > USD 999.00 - Akun STANDART
§  Deposit USD 1000.00 dan ke atas - Akun ECN

o    Membuka akaun Demo
§  Pergi ke menu 'Buka Akaun Baru' dan klik pada menu 'Demo'
§  Account type : Demo ECN
§  Leverage : 1:500
§  Balance : 1000
§  Masukkan Anti-spam code dan klik pada butang 'NEXT'
§  Anda akan menerima 'Login', 'Trader password' dan 'Server address'. Salin/cetak dan simpan ditempat yang selamat. Anda akan menggunakanya untuk percubaan melabur.
o    Membuka akaun ECN
§  Pergi ke menu 'Buka Akaun Baru' dan klik pada menu 'ECN'
§  Klik pada 'Saya setuju' dan klik pada butang 'Seterusnya'
§  Leverage : 1:500
§  Masukkan kata laluan telefon (ingat untuk langkah keselamatan sekiranya dihubungi)
§  Masukkan kod anti-spam dan klik butang 'seterusnya'
§  Anda akan menerima 'Login', 'Trader password' dan 'Server address'. Salin/cetak dan simpan ditempat yang selamat. Anda akan menggunakanya nanti sekiranya dana anda sudah melebihi USD 1000.00
o    membuka akaun STANDART
§  Pergi ke menu 'Buka Akaun Baru' dan klik pada menu 'ECN'
§  Klik pada 'Saya setuju' dan klik pada butang 'Seterusnya'
§  Leverage : 1:500
§  Masukkan kata laluan telefon (ingat untuk langkah keselamatan sekiranya dihubungi)
§  Masukkan kod anti-spam dan klik butang 'seterusnya'
§  Anda akan menerima 'Login', 'Trader password' dan 'Server address'. Salin/cetak dan simpan ditempat yang selamat. Anda akan menggunakanya nanti sekiranya dana anda sudah melebihi USD 1000.00
c.       Tambah dana
o    Fahamkan cara untuk deposit
§  Pergi ke menu 'Tambah Dana' dan klik pada menu 'Bank Tempatan' (Jika anda tidak menggunakan Top up card)
§  Baca dan fahamkan segala maklumat yang diberikan. Hubungi wakil FXmalay. (mereka akan memberi maklumat kepada anda)
§  Dana anda akan dimasukkan ke akaun Ewallet anda. Seperti gambar di bawah. (Waktu saya mendaftar ini ada promosi : Daftar akaun standard minima USD 100.00 akan diberi bonus USD 25.00)
d.      Pindah dana
o    Mula melabur
§  Pergi ke menu 'Pindah dana' dan klik pada menu 'Pindahan dalaman'
§  Anda perlu mengeluarkan dana dari akaun Ewallet ke akaun ECN/STANDART (bergantung pada modal anda - seperti yang saya terangkan pada bahagian 2)
§  Lihat gambar di bawah
§ 
§  PIN CODE (diberikan semasa anda mula-mula mendaftar profile fxopen)
§  Klik pada butang 'Submit' 
o    Mengeluarkan keuntungan
§  Pergi ke menu 'Pindah dana' dan klik pada menu 'Pindahan dalaman'
§  Sama seperti mula melabur. Setelah mendapat keuntungan Anda hanya perlu mengeluarkan dana dari akaun ECN/STANDART ke akaun Ewallet 
§  Lihat gambar di bawah
§  PIN CODE (diberikan semasa anda mula-mula mendaftar profile fxopen)
§  Klik pada butang 'Submit'
e.       Pengeluaran dana
o    Fahamkan cara untuk Pengeluaran dana
o    Scan / Print screen buku bank / online banking yang mengandungi nama dan no akaun - save dalam format 'JPG'
o    Pergi ke menu 'Pengeluaran Dana' dan klik pada menu 'Bank Tempatan' 
o    Pilih negara 
o    Isi borang seperti gambar di bawah
o   
o     Anda hanya dibenarkan mengeluarkan dana dari E-wallet sahaja. Sila pastikan anda telah membuat pengeluaran keuntungan dengan cara pindahan dana dari akaun ECN/STANDART ke akaun E-wallet.
2.      E-Toll
a.Definisi E-Toll
e-Toll adalah kartu elektronik yang digunkan untuk membayar biaya masuk jalan tol di sebagian daerah Indonesia. Pengguna e-toll hanya perlu menempelkan kartu untuk membayar uang tol dalam waktu 4 detik, lebih cepat dibandingkan bila membayar secara tunai yang membutuhkan waktu 7 detik. Penggunaan e-toll juga mengurangi biaya operasional karena hanya diperlukan biaya untuk mengumpulkan, menyetor, dan memindahkan uang tunai dari dan ke bank. Selain menjadi langkah awal dalam modernisasi pengumpulan uang, penggunaan e-toll juga dimaksudkan untuk mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena petugas tol tidak menerima pembayaran secara langsung.
Kartu ini dikeluarkan oleh kerjasama PT Jasa Marga Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Bank Mandiri, dan PT Marga Mandala Sakti. Pada tahap awal (Januari 2009), kartu ini hanya dapat digunakan di tiga jalur tol yaitu Cawang – Tomang – Cengkareng, Cawang – Tanjung Priok – Pluit, dan Cikupa – Merak. Rencanakan, kartu ini akan diaplikasikan untuk pembayaran bahan bakar di pom bensin dan sebagai alat pembayaran di area peristirahatan (rest area) tol.
b.Fitur dan Cara transaksi
  Fitur e-Toll antara lain adalah sebagai pengganti uang cash untuk transaksi pembayaran tol, kartu dapat dipindahkan, saldo terdapat di kartu, dapat diisi ulang, memiliki saldo maksimal Rp. 1 juta dan saldo minimal Rp. 10 ribu. adapun manfaat e-toll adalah :
·         Sebagai pengganti uang tunai
·         Transaksi pembayaran tol lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan cash
·         Dapat digunakan untuk transaksi di luar merchant tol (Indomaret, SPBU, beberapamechant F&B, dsb)
Jika kita ingin bertransaksi via mendiri internet langkahnya adalah sebagai berikut :
·         Anda harus memiliki rekening Mandiri Tabungan/Mandiri Giro.
·         Anda harus terdaftar sebagai user mandiri internet (pendaftaran melalui ATM/Cabang).
·         Setelah Pendaftaran di ATM/Cabang lakukan pembuatan USER ID & Password di website Bank Mandiri (menu aktivasi pengguna baru).
·         Anda harus mempunyai Token Mandiri (diperoleh melalui cabang).
·         Untuk informasi lebih jelas dapat mengunjungi situs bank mandiri
    c.E-toll diluar negri
Pola kerja e-toll card di indonesia  memang agak berbeda dengan sistem pembayaran tol elektronik ala Amerika, yakni dengan cara memasangi setiap unit mobil akan dipasang semacam pemancar, yang telah diisikan saldo sejumlah tertentu, yang setiap melewati pintu tol maka saldo itu akan terpotong atau berkurang secara otomatis. Dengan memasang semacam transporder di dalam mobil, dapat ditentukan apakah mobil-mobil yang melintas terdaftar dalam program atau tidak. Jika terdaftar alat ini akan mendebit rekening secara elektronik tanpa harus menghentikan mobil atau membuka jendela. Sedangkan bagi kendaraan yang belum tedaftar alam akan berbunyi. Tak berbeda dengan di Amerika, di Malaysia, sistem serupa juga diterapkan dengan mengadopsi dua sistem sekaligus, yakni SmartTAG dan Touch’n Go. Pada prinsipnya SmartTAG serupa dengan apa yang diterapkan di Amerika: sebuah alat dan sistem pembayaran elektronik dalam kendaraan yang memancarkan data inframerah. Sedangkan, saudaranya Touch ‘n Go (TnG) adalah kartu pintar (smart card) tanpa sentuh. Selain digunakan sebagai alat pembayaran, jalan tol kartu ini juga merupakan perintis pengenalan Visa Credit Card dan MasterCard PayPass di Malaysia. Satu lagi kelebihan Touch n’Go, ia juga semacam dompet elektronik yang bisa digunakan di semua tempat yang berlogo Touch ‘n Go. Touch ‘n Go sendiri diluncurkan dua tahun lebih awal dari SmartTag, yaitu pada tahun 1997. Teknologi E-toll Komponen utama system RFID ini ada tiga yaitu: RFID tag(kita sebut tag,biar lebih simpel), RFID Reader(reader), bagian pengendali. Cara kerja RFID adalah reader akan membaca informasi dari tag yang nantinya akan diolah oleh pengendali( biasanya berupa PC ). Ditinjau dari jenis tagnya, RFID tag ada dua, yaitu tag aktif dan tag pasif. Tag aktif adalah tag yang memiliki sumber energy sendiri(semacam ada batterainya), sedangkan tag pasif tidak memiliki sumber energy sendiri. Jika memakai tag aktif maka tag akan memancarkan gelombang yang nantinya ditangkap reader. Sedangkan tag pasif hanya seperti pemantul gelombang dari reader, tetapi sembari memantulkan tag pasif ini akan menyertakan informasi ke gelombang. Keuntungan tag aktif adalah semakin banyak memori yang dapat disimpan, namun keterbatasannya tag ini tidak dapat dibuat sekecil mungkin. Sedangkan tag pasif karena tidak mengadung baterai maka dapat dibuat sekecil mungkin. Tag pasif inilah yang dapat disuntikkan ke tubuh manusia. RFID reader dikelompokkan berdasarkan range jangkauan baca tagnya dan juga jenis frekuensi yang dipakai, apakah itu KHz, MHz, tau GHz. Sedangkan untuk kontrolnya dapat menggunakan semua jenis software RFID.Kemunculan RFID akhir – akhir ini cukup menggeser pamor barcode karena beberapa kelebihan yang dimilikinya. RFID reader dapat membaca RFID tag dalam jumlah banyak bersamaan sedangkan barcode harus dilakukan scan satu – persatu. RFID tidak mudah rusak sehigga lebih tahan lama, sedangkan barcode kadang apabila sudah kotor bisa tidak terbaca. Akan tetapi RFID juga memiliki kekurangan, yaitu biayanya yang relatif mahal dibanding barcode. Namun kedepannya nanti diharapkan dapat diciptakan RFID dangan biaya yang lebih murah.
                            d. Kelebihan e-toll
Layanan terhadap pengguna e-toll card melalui pengembangan layanan gardu tol otomatis (GTO) yang memberikan kecepatan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi e-toll card. Waktu transaksi di gardu tol akan lebih cepat atau efisien tanpa harus berinteraksi dengan petugas tol. Bahkan pengemudi tidak perlu menghentikan mobil pada saat melakukan transaksi pembayaran tarif tol dengan e-Toll Card, hanya saja si pengemudi bisa memperlambat kecepatan mobilnya. Jika transaksi di gardu tol dengan sistem terbuka pembayaran dengan uang tunai dibutuhkan waktu sekitar tujuh detik, maka dengan menggunakan e- Toll Card ini bisa kurang dari empat detik. Dengan layanan e-Toll Card ini diharap akan mempercepat pembayaran dan bisa menyingkat waktu sehingga antrean panjang disekitar gerbang tol tidak terjadi lagi seperti biasanya
                   f. Kekurangan e-toll 
Penggunaan kartu e-toll ini masih ada kelemahan yaitu diterbitkan oleh pihak bank dengan sistem prabayar, memiliki nilai minimum nominal dan hanya bisa dipergunakan pada beberapa ruas. Pelayanan antara konsumen pengguna e- toll dan pembayaran tunai pun masih dalam antrian yang sama, sehingga dampaknya belum terlalu terasa. Secara konstruksi hukum pun hubungan antara operator dengan pihak penerbit kartu e-toll, dalam hal ini pihak bank merupakan hubungan kerjasama dalam hal pembayaran.
3.      Technology
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik.
Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Tidak berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut: “seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar Amerika !”.
Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa.
Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut (Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern.
Ahli-ahli manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael Hammer, Porter, sangat mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era modern. Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor-faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya.
Sehingga tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang notabene merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun 1960-an.
Banyak sekali manfaat dari pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya. Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan.
A. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para  usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
 B. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis 
Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
 C. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perbankan
Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.
 D. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
 E. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan
Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
F.penerapan teknologi informasi dan komunikasi Terhadap Kehidupan   Bermasyarakat
Proses penggunaan teknologi informasi dan komunikasi merupakan dasar yang muncul dan dikenal sebagai Informatika Masyarakat. Masyarakat informatika melibatkan diri lebih dari sekedar pengadopsian teknologi informasi dan komunikasi di dalamnya, tetapi ikut dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi demi keuntungan masyarakat lokal. Masyarakat informatika tidak hanya menghadapkan teknologi, tetapi juga gagasan sosial yang dikenal sebagai modal sosial. Masyarakat informatika juga memperkenalkan dimensi baru ke dalam konsep pembagian masyarakat berdasarkan modal budaya dan kelas sosial yang menstratifikasi masyarakat.
G.Penerapan teknologi informasi dan komunikasi Terhadap Pembelajaran di sekolah
Kita harus tahu bahwa untuk memanfaatkan TIK dalam hal pembelajaran tidak semudah dibayangkan.Perlu beberapa syarat yang harus dipenuhi demi terwujudnya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran,diantaranya :
-Adanya akses teknologi internet untuk guru maupun siswa,baik di dalam kelas,sekolah,maupun lembaga pendidikan guru,
-Adanya materi yang bermutu bagi guru dan siswa,
-Guru harus harus produktif terhadap perkembangan TIK.
Selain itu,untuk menghindari pemanfaatan teknologi yang kurang bermanfaat apalagi dalam hal negatif oleh siswa karena pembelajaran TIK antar siswa dengan cepat maka mengarahkan pemanfatan TIK dalam pembelajaran menjadi sangat penting sehingga siswa disibukkan dengan eksplorasi subjek positif dalam penggunaan TIK.Bentuk nyatanya dapat berupa penugasan pencarian artikel,sumber bacaan,atau pengiriman tugas(PR) melalui e-mail.
Dan juga harus tercipta kemudahan akses internet di lingkungan yang terkontrol seperti di sekolah atau rumah melebihi kemudahan akses di tempat umum seperti warnet agar aktivitas on-line siswa lebih terkontrol.
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. 
Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan  membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.
B.     Keterkaitan antara Variabel dan Perumusan Hipotesis
Berdasarkan kerangka teori dan kerangka pemikiran tersebut, maka hipotesis dibawah ini pada dasarnya merupakan jawaban sementara terhadap suatu masalah yang harus dibuktikan kebenarannya. Adapun hipotesis yang dirumuskan dalam penulisan paper adalah:
            1.E-Wallet dengan Technology
              E-wallet atau Dompet Elekronik adalah sebuah alternatif untuk semua metode pembayaran tradisional.  Hanya dengan mengisi aplikasi online singkat, dengan persyaratan minimal, untuk identifikasi dan tidak ada pemeriksaan kredit, account tersebut akan aktif secepat ini telah disampaikan. Ini merupakan kemajuan tekhnologi dalam pengembangan sistem untuk pembayaran secara sistematis.
H1: E-Wallet berpengaruh signifikan terhadap Technology
            2.E-Toll dengan Technology
     E-Toll adalah kartu elektronik yang digunkan untuk membayar biaya masuk jalan tol di sebagian daerah Indonesia. Pengguna e-toll hanya perlu menempelkan kartu untuk membayar uang tol dalam waktu 4 detik, lebih cepat dibandingkan bila membayar secara tunai yang membutuhkan waktu 7 detik. Penggunaan e-toll juga mengurangi biaya operasional karena hanya diperlukan biaya untuk mengumpulkan, menyetor, dan memindahkan uang tunai dari dan ke bank. Selain menjadi langkah awal dalam modernisasi pengumpulan uang, penggunaan e-toll juga dimaksudkan untuk mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena petugas tol tidak menerima pembayaran secara langsung.
Dalam hal ini E-Toll merupakan sistem teknologi yang baik dalam pembayaran tol jadi mempermudah pengguna dalan melakukan transaksi dalam perjalanan.

                        H2: E-Toll berpengaruh signifikan terhadap Technology

            3.E-Wallet dan E-Toll berpengaruh terhadap Technology
              E-Wallet dan E-Toll merupakan alat technology baru dalam memajukan perkembangan sistem informasi keduanya saling berhubungan dalam memajukan teknologi informasi di Indonesia. Jika E-Wallet untuk sistem pembayaran transaksi secara mudah berupa belanja atau lainnnya, maka E-Toll merupakan sistem pembayaran transaksi dalam perjalanan melalui tol. Itu merupakan sebuah alat teknologi yang baikuntuk mempertahankan agar efektif dan efisien dalam menggunakan teknologi serta dengan penggunaan sistem informasi manajemen yang baik dan bermutu dalam mengelolanya.
H3: E-Wallet dan E-Toll berpengaruh signifikan terhadap technology.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.    Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan kausalitas yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel independen, yaitu E-Wallet dan E-Toll terhadap variabel dependen, yaitu Technology. Populasi penelitian ini adalah orang yang bekerja di bidang tekhnologi dan komunikasi yang berada di wilayah Jakarta.
B.     Metode Penentuan Sampel
Sampel pada penelitian ini adalah orang yang ahli dibidang tekhnologi dan komunikasi di wilayah Jakarta. Metode yang digunakan peneliti dalam pemilihan sampel penelitian adalah purposive sampling. Menurut Hamid (2007:29), purposive sampling merupakan pengumpulan data atas dasar strategi kecakapan atau pertimbangan pribadi semata dimana calon responden telah sesuai dengan karakteristik populasi yang diinginkan. Metode Pengumpulan Data
Dalam memperoleh data-data pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian lapangan.
1.      Penelitian Lapangan (Field Research)
Data utama penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan, peneliti memperoleh data langsung dari pihak pertama (data primer). Pada penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah orang yang ahli di bidang teknologi dan komunikasi di wilayah Jakarta. Peneliti memperoleh data dengan mengirimkan kuesioner kepada orang yang ahli di bidang teknologi dan komunikasi di wilayah Jakarta secara langsung ataupun melalui perantara. Data primer diperoleh dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah terstruktur untuk memperoleh informasi dari auditor yang bekerja di KAP sebagai responden.
C.    Metode Analisis Data
Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif
Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi, varian, maksimum, minimum, sum, range, kurtosis, dan skewness (kemencengan distribusi) (Ghozali, 2009:19).

             
              




DAFTAR PUSTAKA
Hamid, Abdul. “Buku Panduan Penulisan Skripsi”, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2007.
Liputan6.com, Jakarta. Diakses pada hari Minggu, Tanggal 21 Februari 2013
http://web.jrkijatim.com/?page_id=51
http://www.bankmandiri.co.id/article/mandiri-etoll-card.asp
http://newborntraderfx.blogspot.com/2012/11/kuliah-1-bab-3-fungsi-cabinet-fxopen.html
http://henky-andema.blogspot.com/2013/01/jenis-jenis-pembayaran-online.html

http://masliha.blogspot.com/2007/04/teknologi-informasi-pada-bidang.html